Lahirnya Orde Baru ditandai Tri Tuntutan Rakyat atau Tritura yang terdiri dari tiga tuntutan, yakni pembubaran PKI, perombakan Kabinet Dwikora, dan penurunan harga.
Peristiwa G30S/PKI adalah salah satu penyebab menurunnya kredibilitas
Soekarno. Hal itu membuatnya mengeluarkan Surat Perintah kepada Letjen Soeharto
yang disebut Surat Perintah 11 Maret 1966 (Supersemar).
Supersemar menjadi titik awal berkembangnya kekuasaan Orde
Baru. Dalam Surat Perintah tersebut Soekarno menunjuk Soeharto untuk melakukan
segala tindakan demi keamanan, ketenangan, dan stabilitas politik.
Pada 21 Juni 1966, Supersemar dikukuhkan dengan Ketetapan MPRS No IX/MPRS/1996, yang berarti tidak bisa dicabut oleh Presiden Soekarno. Supersemar menyebabkan kedudukan Soekarno sebagai Presiden RI semakin tergerus, sebaliknya posisi Soeharto kian menguat.
7 Maret 1967, status Soekarno sebagai presiden seumur hidup dicabut oleh MPRS.
12 Maret 1967: Soeharto diangkat menjadi Pejabat Presiden oleh Sidang Istimewa MPRS.
27 Maret 1968: Soeharto resmi dilantik menjadi Presiden Indonesia yang kedua secara penuh oleh MPRS.
Sistem pemerintahan
Sistem pemerintahan Orde Baru
menggunakan konsep Demokrasi Pancasila. Visi utamanya adalah menerapkan nilai
Pancasila dan UUD 1945, secara murni serta konsekuen dalam aspek kehidupan
masyarakat Indonesia.
Sistem pemerintahan pada masa Orde Baru adalah presidensial dengan bentuk pemerintahan Republik dan UUD 1945 sebagai dasar konstitusi yang berlaku.
Selama pemerintahan
orde baru, beberapa kali terjadi pergantian wakil presiden.
· Sri Sultan Hamengkubuwono
IX: 1973–1978
· Adam Malik: 1978–1983
· Umar
Wirahadikusumah: 1983–1988
· Sudharmono: 1988–1993
· Try Sutrisno: 1993–1998
· B.J. Habibie: 1998 (sampai 21 Mei 1998)
Dalam periode masa Orde Baru, terjadi banyak perubahan-perubahan politik dan ekonomi. Perekonomian Indonesia berkembang pesat walaupun dibarengi dengan praktik korupsi yang merajalela.
Setelah tiga dasawarsa lebih
menjabat, Orde Baru ambruk akibat krisis ekonomi yang melanda sejak tahun 1997.
Ditambah besarnya gelombang demonstrasi di berbagai daerah membuat Presiden
Soeharto mundur pada 21 Mei 1998.
Sumber:
https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20230411154233-569-936319/sejarah-singkat-orde-baru-latar-belakang-dan-penyebab-jatuhnya.
REVIEW
- Jelaskan apa yang dimaksud supersemar!
- Sebutkan wakil presiden yang ada pada masa orde baru!
- Apa yang dimaksud demokrasi Pancasila?
- Bagaimana akhir pemerintahan orde baru? Jelaskan!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar