IPS Kelas 7: Interaksi Sosial

Assalamu'alaikum Teman-teman Kelas 7...



Pak Danni mengulas kembali interaksi sosial ya.

Apa sih interaksi sosial? Sebagai mahluk sosial, manusia membutuhkan orang lain. Karenanya, mereka cenderung menjalin hubungan dengan orang lain. 

 

 

Interaksi sosial itu,

Hubungan antara orang-perorangan, orang dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok

 

 Nah, ada syarat terjadinya interaksi sosial, yaitu: 


1. Kontak Sosial 

 

Secara bahasa kontak berasal dari bahasa latin, Con=dengan

Toque=Sentuhan. Kita bisa pahami kontak artinya adanya hubungan dengan orang lain, baik secara langsung ataupun tidak langsung, bahkan hanya dengan isyarat seperti senyuman ataupun melambaikan tangan.

 

 

2. Komunikasi

Komunikasi artinya menyampaikan pesan, ide, gagasan dari satu pihak ke pihak lain. Bisa jadi komunikasi itu satu arah, misalnya kita mendengar berita televisi. Atau dua arah, misanya kita berbicara dengan orang lain.

 



 

Macam-Macam Bentuk Interaksi Sosial

Berdasarkan sifatnya, interaksi sosial dibagi menjadi 2 kelompok besar:

  1. Interaksi Sosial Asosiatif (Mengarah pada persatuan)
  2. Interaksi Sosial Disosiatif (Mengarah pada perpecahan/pertentangan)

1. INTERAKSI SOSIAL ASOSIATIF

Interaksi yang bersifat positif dan mempersatukan. Orang-orang yang terlibat bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Bentuk-bentuknya ada 4:

a. Kerja Sama (Kooperasi)

Usaha bersama antar individu atau kelompok untuk mencapai satu tujuan.

Contoh:

·       Di sekolah: Gotong royong membersihkan kelas bersama teman-teman.

·       Di rumah: Kakak membantu adik mengerjakan PR, sementara ibu menyiapkan makan malam.

·       Di masyarakat: Warga membuat pos kamling secara bergotong royong.

b. Akomodasi

Usaha untuk menyelesaikan pertentangan atau perbedaan pendapat, agar tercapai keseimbangan. Tujuannya agar konflik tidak berkepanjangan.

Contoh:

·       Musyawarah: Saat ada perbedaan pendapat dalam pemilihan ketua kelas, akhirnya diadakan musyawarah dan voting.

·       Mediasi: Ketika dua teman bertengkar, guru menjadi penengah dan mendamaikan mereka.

·       Toleransi: Saat ada teman yang berbeda agama, kita tetap menghormati saat ia beribadah.

c. Asimilasi

Percampuran dua kebudayaan atau lebih yang berbeda, lalu lama-kelamaan hilang batas-batasnya dan terbentuk kebudayaan baru.

Contoh

A. Makanan khas Tionghoa seperti bakmi dan pangsit, sekarang sudah dianggap makanan sehari-hari orang Indonesia.

B. Musik dangdut adalah contoh nyata bentuk asimilasi budaya di bidang seni suara yang memadukan unsur musik melayu, india dan arab. 

C. Banyak anak muda yang menggunakan bahasa gaul campuran dari berbagai daerah.

d. Akulturasi

Percampuran dua kebudayaan, tetapi kebudayaan asli tetap ada. Tidak hilang batasnya, hanya terjadi penggabungan.

Contoh:

·   Bangunan Masjid Kudus yang bentuknya seperti candi Hindu-Buddha, tapi fungsinya tetap sebagai masjid.

·    

2. INTERAKSI SOSIAL DISOSIATIF

Interaksi yang bersifat negatif dan memecah belah. Biasanya terjadi karena ada persaingan, pertentangan, atau bahkan pertikaian.

Bentuk-bentuknya ada 3:

a. Persaingan (Kompetisi)

Usaha seseorang atau kelompok untuk mencapai tujuan dengan mengalahkan orang lain, tanpa menggunakan kekerasan.

Contoh:

·       Di sekolah: Berlomba menjadi peringkat 1 di kelas.

·       Di masyarakat: Para pedagang bersaing menjual dagangan yang lebih murah dan berkualitas.

·       Olahraga: Tim sepak bola A dan B bertanding untuk jadi juara.

 b. Kontravensi

Sikap tidak suka atau menentang yang disembunyikan. Belum sampai pada pertengkaran, tapi sudah ada ketegangan.

Contoh:

·       Bergosip atau membicarakan keburukan teman di belakang.

·       Tidak mau berteman dengan seseorang karena iri.

·       Menyebarkan berita miring tentang lawan, tapi tidak secara terang-terangan.

 c. Pertentangan/Konflik

Bentuk interaksi disosiatif yang paling keras. Sudah terjadi adu fisik atau perkelahian karena tidak ada jalan damai.

Contoh:

·       Tawuran antar pelajar.

·       Dua teman yang berkelahi karena rebutan tempat duduk.

·       Perang antar desa karena masalah batas wilayah.






 REVIEW 

1. Sebutkan 2 syarat terjadinya interaksi sosial!

2. Sebutkan macam-macam interaksi sosial asosiatif dan berikan contohnya masing-masing!

3. Sebutkan macam-macam interaksi sosial disosiatif dan berikan contohnya masing-masing!

 

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar